×

Dapatkan BANTUAN dengan Metode Sel Induk Kami - Respon dalam 24 jam    HUBUNGI

Apa itu Diabetes?

Diabetes adalah penyakit kronis (biasanya bertahan lama) yang menyebabkan tingginya kadar gula darah. Hal ini terjadi baik saat pankreas tidak memproduksi insulin yang cukup, hormon yang diproduksi untuk mengendalikan kadar darah, atau saat tubuh tidak secara efektif menggunakan insulin saat insulin tersebut diproduksi.

diabetes treatment

Kita perlu mengetahui terlebih dahulu bagaimana tubuh merubah makanan menjadi energi untuk benar-benar memahami mengenai Diabetes. Pada proses pencernaan makanan, gula atau glukosa masuk ke aliran darah dan digunakan sebagai sumber energi utama tubuh. Pankreas memproduksi insulin untuk memindahkan glukosa dari aliran darah menuju lemak, liver dan sel otot dimana akan digunakan sebagai sumber energi. Saat Anda memiliki penyakit diabetes, tubuh Anda tidak memproduksi insulin yang cukup atau sel tidak merespon insulin sehingga menghentikan proses perubahan glukosa menjadi energi yang menyebabkan tingginya tingkat glukosa pada darah atau tingginya kadar gula darah. Kondisi ini disebut juga sebagai hyperglycaemia dan jika tidak dikendalikan dapat memicu kerusakan banyak sistem tubuh terutama pembuluh darah dan saraf.


Diabetes dikelompokkan menjadi 2;

  1. Tipe 1 diabetes dimana juga dikenal sebagai insulin-dependent, juvenile atau childhood-onset diabetes dimana tubuh tidak memproduksi insulin yang cukup dan memerlukan suntikan insulin setiap harinya. Penyebab type 1 diabetes tidak diketahui jelas dan saat ini tak dapat dicegah.
  2. Tipe 2 diabetes dimana juga dikenal sebagai non-insulin-dependent atau adult-onset diabetes, dikarenakan tubuh tidak menggunakkan insulin dengan baik. 90% keseluruhan kasus diabetes adalah type 2 diabetes dan mengakibatkan tubuh tidak dapat menjalankan kegiatan sehari-hari dan kelebihan berat badan.

 

 

Gejala-Gejala Penyakit Diabetes

Gejala-gejala penyakit diabetes dibedakan menjadi 2 tingkatan. Tingkat 1 atau gejala awal penyakit antara lain:

  1. Penglihatan tidak jelas
  2. Haus yang berlebihan
  3. Kelelahan
  4. Kelaparan
  5. Sering buang air kecil
  6. Berat badan turun drastis

Gejala-gejala tipe 1 diabetes berkembang dalam waktu singkat dan orang tersebut akan sakit parah saat diagnosa. Beberapa orang dengan kadar gula tinggi tidak mendapatkan gejala-gejala karena tipe 2 diabetes lambat perkembangan penyakitnya.

Tingkat 2 gejala akan terjadi beberapa tahun setelah awal terkena penyakit diabetes dan kemudian memburuk. Tingkat 2 gejala-gejala antara lain;

  1. diabetes problemsMasalah penglihatan - diabetic retinopathy, meliputi kesulitan melihat (terutama di malam hari) dan sensitif terhadap cahaya. Diabetic retinopathy dapat menyebabkan kebutaan.
  2. Infeksi - Luka yang sangat menyakitkan dan infeksi pada kaki dan kulit. Terkadang sampai kaki harus diamputasi.
  3. Kerusakan saraf - kerusakan pada saraf tubuh yang mengakibatkan sakit, kesemutan, hilangnya perasaan. Kerusakan saraf juga menyebabkan;
    1. Masalah pencernaan
    2. Masalah ke kamar mandi
    3. Disfungsi ereksi
  4. Penyakit ginjal
  5. Penyakit hati
  6. Stroke.

 

Pengobatan umum untuk Diabetes

 

Tipe 1 diabetes saat ini hanya mungkin dihilangkan gejala-gejalanya dengan western medicine dimana tidak memperbaiki pankreas. Pada tahap awal tipe 2 diabetes merubah pola makan dan hidup dapat mencegah kerusakan permanen. Operasi untuk penurunan berat badan juga dapat jadi pilihan pengobatan karena dapat memberikan hasil yang baik.

Pengobatan baik untuk tipe 1 & 2 diabetes meliputi: obat-obatan, merubah pola makan, dan olahraga dapat mengendalikan kadar gula darah dan mencegah komplikasi dan gejala tambahan lainnya. Penyuntikan insulin juga umum dilakukan oleh orang yang memiliki penyakit tipe 1 diabetes untuk mengendalikan hyperglycaemia. Pengendalian gula darah, kolesterol, dan tingkat tekanan darah dapat membantu mengurangi resiko penyakit ginjal, mata, nervous system disease, serangan jantung, dan stroke.

 

Fakta mengenai penyakit diabetes

347 juta orang di dunia memiliki penyakit diabetes.

Lebih dari 80% penderita diabetes memiliki negara berpenghasilan rendah dan menengah.

World Health Organisation (WHO) memprediksikan tingkat kematian yang disebabkan Diabetes akan meningkat dua kali lipat sejak 2005 sampai 2030.

food pyramidPola makan yang sehat, olahraga rutin, menjaga berat badan ideal, menghindari tembakau dapat mencegah gejala awal tipe 2 diabetes.

Diabetes adalah penyakit kronis tercepat di dunia.

Jumlah terbanyak penderita diabetes berusia 40 sampai 59 tahun

183 juta orang (50%) yang memiliki penyakit diabetes tidak terdiagnosis sebelumnya

Diabetes menyebabkan kematian 4.6 juta orang di tahun 2011

Hampir 1/5 orang yang hidup memiliki diabetes adalah orang asia.

 

 

Share this post

Submit to DeliciousSubmit to DiggSubmit to FacebookSubmit to Google BookmarksSubmit to StumbleuponSubmit to TechnoratiSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn

Disclaimer

Meskipun telah dipastikan keakuratan informasi dalam website ini, konten tersebut hanya sekedar informasi. Terapi sel induk adalah pengobatan utama yang kami gunakan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien dan kami tidak mengatakan bahwa pengobatan yang kami tawarkan dapat menyembuhkan penyakit yang dimiliki pasien tersebut. Setiap pasien mendapatkan gejala-gejala yang berbeda dan begitupula dengan kondisi mereka sehingga hasilnya pun berbeda-beda. Informasi ini tidak menggantikan dokter, ahli gizi, maupun diagnosa dari terapis atau rencana pengobatan.